Jumat, 06 Januari 2012

~ Sterilisasi dalam Kultur Jaringan part 01~

Diposting oleh Chacink Uget-uget di 10:57 PM
Sterilisasi merupakan suatu upaya yang dilakukan teknisi agar daerah yang digunakan untuk memperbanyak tanamannya memiliki lingkungan yang aseptik.

Sterilisasi ada beberapa macam :

1. Sterilisasi Ruangan
2. Sterilisasi Alat
3. Sterilisasi Air
4. Sterilisasi Eksplan

1. Sterilisasi Ruangan
    Kesterilan ruangan merupakan faktor yang sangat mendukung dalam kesterilan media dan bahan yang akan ditransferkan. Oleh sebab itu, ada beberapa tahap untuk menjaga kesterilan, antara lain:
(a) Membersihkan ruangan dari sarang laba-laba dan debu yang menempel pada bagian atas ruangan, rak kultur, meja, bagian dalam serta bagian luar LAFC dan yang lainnya, lalu sapulah ruangan. Kemudian lap seluruh bagian tersebut menggunakan kain yang sudah di rendam air + Na-Hipoklorit 2 %. Peraslah kain tersebut hingga menjadi kain yang lembab agar tidak terlalu basah dan membuat noda pada bagian yang dibersihkan.
(b) Setelah menyapu dan membersihkan debu, biasakanlah mengepel lantai dengan larutan bayclean / Na-Hipoklorit 2 % hingga bersih.
(c) Semprotlah ruangan dengan alkohol 96 % secara merata setiap akhir pembersihan ruangan atau sesudah memakai ruangan tersebut.

2. Sterilisasi Alat
    Step A :
    Alat-alat (peralatan gelas, pinset, pipet tetes, dll; kecuali cutter/silet) yang akan dipergunakan untuk sterilisasi eksplan dan transfer eksplan dicuci dengan menggunakan air hangat + detergen cair, dan dibilas dengan air hangat beberapa kali, lalu di bilasan terahir menggunakan aquadest. Alat yang dipergunakan dibungkus dengan menggunakan kertas bersih lalu di masukkan kedalam oven. 
    Step B :
     Sterilisasi menggunakan autoklaf. Alat-alat yang akan disterilisasi dalam autoklaf, antaralain : Pinset, cutter / silet, botol kultur, aluminium foil, serta gelas ukur yang sudah di bungkus dengan kertas (kecuali pipet tetes) dimasukkan kedalam autoklaf selama 15 s/d 20 menit dengan suhu 121oC dan tekanan 15 psi.
   Step C :
       Sterilisasi menggunakan oven. Alat-alat yang sudah diautoklaf dimasukkan ke dalam oven yang bersuhu 100oC (1 hari) atau 130oC - 170oC (2-4 jam).

3. Sterilisasi Air
      Botol yang akan digunakan untuk menyimpan aquadest harus tahan terhadap tekanan dan, terlebih dahulu di sterilisasi seperti sterilisasi alat (bag.2).  Lalu aquadest dimasukkan ke dalam botol dan ditutup dengan aluminium foil dan di autoklaf selama 30 - 40 menit dengan tekanan max 20 psi.

4. Sterilisasi Eksplan
    Sterilisasi eksplan berbagai macam caranya yang tergantung dengan jenis bahan eksplan tersebut apakah herbaceus atau kah berkayu. Jika herbaceus, lebih baik disterilisasi dengan keadaan terendam dalam konsentrasi yang optimal (tidak terlalu keras), jika terlalu keras akan mengakibatkan kematian jaringan. Apabila yang digunakan adalah jenis berkayu, maka lebih baik menggunakan konsentrasi yang lebih kuat karena dilihat dari ketahanannya tanaman berkayu lebih sulit untuk ditembus pensterilan dari luar dan tidak seperti herbaceus yang mudah mati jika menggunakan konsentrasi kuat.


NB : Herbaceus ==> bagian tanamannya lunak dan berair. contoh : tanaman jarak pagar, bayam
        Berkayu ==> bagian tanamannya keras dan lebih padat. 

0 komentar:

GAME

 

Chacink UgetUget Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea